Langsung ke konten utama

Postingan

MPLS Pasca Pandemi

 Hari ini pertama anak masuk sekolah setelah liburan kenaikan kelas. Sulungku bilang "liburannya cepet banget, tahu tahu masuk". Iya memang seperti itu kak, waktu nggak akan menunggu kita, dia akan terus bergulir. Rasanya baru kemarin kamu ganti seragam biru putih.  Apakah setiap ibu merasakan kekhawatiran ketika anaknya berada di luar rengkuhannya? Hingga tak cukup saling berkabar via chat whatsapp, namun koneksi doa sholawat tak boleh putus, dengan harapan mereka selalu terjaga dijaga Allah melalui malaikat muqarrabin serta sholawat. sebab satu sholawat akan menjelma menjadi malaikat malaikat .  Hari ini pula aku mulai ngaji alala dengan anakku. Alala merupakan kitab kecil mengenai bagaimana menuntut ilmu. Bahwa para pelajar harus sabar, loma, cerdas, ada guru yang kompeten di bidangnya, ada sangu/bekalnya, dan dalam jangka waktu yang lama.  Syeikh google memang bisa jadi lebih canggih dan pintar. Mau tanya apapun google tahu solusinya entah...

Urip iku urup

Salah satu mood booster kami adalah jalan keliling naik motor sembari ngobrol ngalor ngidul. Membahas pengendara yang jalan ditengah dengan percaya diri seolah jalan miliknya sendiri. Lalu mengingatkan pengendara yang standart motornya belum di posisi yang benar. Dimana pun kita butuh rasa empati dan tata krama. Kami jarang sekali membunyikan klakson sekalipun motor di depan kami mengerem mendadak atau berjalan layaknya keong yang kelaparan.  Benar adanya jika pengalaman terbaik adalah belajar dari kesalahan orang lain. Ketika melihat mereka yang melakukan kesalahan atau bahkan kemaksiatan, yang paling bisa kita lakukan adalah Mendoakan kebaikannya alih alih menghakimi mereka.  Beruntung punya pasangan yang satu frekuensi, yang nggak suka ngurusi urusan orang lain, menjadi komentator bahkan hakim. Hidup ini ibarat kita mengerjakan ujian yang selesai atau tidak, ketika harus dikumpulkan, kita tak bisa menundanya.Jika masih sempat menengok kanan kiri, yang ada tugas ...

Home sweet home

Waktu kecil aku memaknai rumah sebagai tempat berlindung dari panas dan hujan. Seiring bertambahnya usia, rumah memiliki banyak makna. Bukan sekedar tempat untuk tidur setelah lelah beraktivitas, namun rumah adalah tempat yang mampu menampung kesedihan yang tak lebih panjang masanya daripada kegembiraan. Rumah adalah tempat yang selalu menerima penghuninya apa adanya.  Banyak cerita anak yang dihujani masalah di luar, lalu dia mencoba pulang ke rumah namun yang dia dapat adalah penolakan. Orang terdekat yang dia kira mempunyai hati yang lapang justru jadi orang pertama yang mematahkan hatinya.  Aku tidak ingin membangun rumah yang dingin dan sunyi. Aku ingin membangun rumah yang hangat bagi seluruh penghuninya. Rumah yang setiap saat mau mendengarkan kesedihan dan kegembiraan. Rumah yang tidak pernah sepi dari anak yang tadarus Al Qur'an meski satu ayat.  Anak -anakku.... Setiap orang tua ingin jadi ensiklopedi buat anaknya, menjawab semua pertanyaannya walau kadang dijaw...

Tantangan Orang Tua Di Era Digital

 Menjadi orang tua di era digital saat ini tantangannnya sangat besar. Setiap anak meskipun tak memiliki gadget sangat mudah mengakses informasi/ konten yang  nyaris tanpa filter. Mulai dari twitter, instagram, youtube sampai facebook bisa diakses dengan mudah. Kita orang tua mau tidak mau belajar mengikuti perkembangan zaman, ikut tanpa hanyut. Bagaimana peran orang tua dalam mengontrol penggunaan gadget,sementara anak tak selalu dalam pengawasan kita. Ujaran kebencian, bullying, pornografi paling sering ditemui.  Mereka anak - anak, bahkan orang tua kehilangan unggah ungguh, bagaimana berkomentar yang sopan, jari mereka lebih cepat daripada nurani/akal pikiran. Tontotan yang jelas melecehkan intelektualitas seseorang menjamur dan banyak peminatnya. Google sebagai mesin pencari terbesar membuat mereka malas berpikir, malas membaca dan menjadi ahli copas. Mana tahu mereka informasi yang valid atau tidak, bahkan portal berita online pun seringkali ngawur dalam memberi info...

Payung Doa

Anak merupakan amanah bagi setiap orang tua. Anak -anak tidak minta dilahirkan ke dunia, mereka juga tidak bisa memilih siapa orang tuanya. Namun yang terjadi sekarang, banyak orang tua yang menganggap anak sebagai investasi yang kedudukannya sama seperti rumah, mobil yang kita punya. Sehingga landasan kita membesarkan anak adalah agar kelak di usia senja mereka akan menghidupi kita.  Suamiku pernah berkata kepadaku  beberapa tahun yang lalu, bahwa orang tua itu panggonan ompol. Apa maksudnya? Sampai sekarang saya masih mencoba menggali maknanya. Lain waktu dia bilang bahwa sebagai orang tua selamanya kita akan selalu memberi pada anak sekalipun mereka sudah memiliki kehidupan sendiri. Jangan pernah berharap bahwa anak adalah "dana pensiun" kita. Oleh karenanya kita  sekarang membekali diri dengan ilmu, pekerjaan, dan kesehatan agar di masa senja tidak menjadi beban anak cucu.  Orang tua seringkali penuh dengan tuntutan kepada anaknya. Mereka dituntut berhasil dalam ...

Sejarah Isra' Mi'raj

 Catatan ini dibuat berdasarkan pengajian Gus Baha.  Dalam Soheh muslim tentang miraj hal 83 dijelaskan Rasulullah ketemu Nabi Adam. Nabi Adam ketika melihat ke kanan itu senyum senyum sendiri, namun ketika melihat ke kiri beliau menangis. Rasulullah lalu bertanya pada Malaikat Jibril siapa kelompok yang disamping kanan dan kiri Nabi Adam?  Malaikat Jibril menjawab bahwa kelompok sebelah kanan Nabi Adam adalah ahli surga, dan kelompok yang berada disebelah kiri Nabi Adam adalah penghuni neraka. Betapa susahnya Nabi Adam. Ketika ada koruptor ketangkep, yang ditangkep ya cucunya, lalu yang menangkap juga cucunya. Kita harus bisa menerima kegagalan.Mbah Maemun dawuh bahwa iman yang paling tinggi itu iman kepada qodo dan qodar. Bahwa segala kebaikan dan keburukan sudah digariskan oleh Allah, kita sebagai manusia bisa apa? Nabi Muhammad ketemu Nabi Adam pada langit yang terdekat. Seperti kita punya anak 5 yang satu sukses, yang satunya sekolah saja nggak naik, sudah nggak naik...

Tanda - tanda Orang Yang Beruntung

  Rasulullah dawuh lebih utama amal ada 3 1. Tolabul ilmi ( menuntut ilmu).  Orang  YANG INGIN KEBAHAGIAAN dunia akhirat dengan ilmu. dawuh imam syafi'i 2. Berjuang di jalan Allah Termasuk berjuang di jalan Allah adalah  Amal sodaqoh kepada fakir miskin. Rasulullah dawuh orang yang memperjuangkan kehidupan para janda dan faqir miskin seperti orang yang jihad fi sabilillah, seperti orang yang solat malam tanpa berhenti, dan seperti orang berpuasa terus menerus. 3. mencari barang yang halal Jika yang dimakan halal hatinya bersih, jika yang dimakan haram hatinya dikuasai setan. Imam Syafi'i jika ingin anak soleh, maka berilah nafkah halal Orang yang mencari ilmu itu kekasihnya Allah. oRANG YANG BERJUANG DIJALAN ALLAH ADALAH ORANG YANG MENCINTAI Allah. Orang yang mencari rizki halal adalah orang yang mulia disisi Allah. Jadilah semut jangan jadi sapi, sapi ngangkat barang bareng itu tidak bisa. Semut bisa mengangkat barang bareng bareng. Allah bisa menghapus apa yang dit...